Raihan Sukamara’s Blogger


Sementara, ADI KARYA Masih Unggul
Mei 10, 2008, 2:55 pm
Diarsipkan di bawah: Berita

Seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di lima kecamatan telah menyerahkan surat suara ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukamara, kemarin. Kendati demikian, KPU belum bisa mengeluarkan angka pasti perolehan suara tersebut sebelum digelar rapat pleno. Namun, dari penghitungan sementara yang dikeluarkan oleh KPU menunjukan pasangan Ahmad Dirman-H Karyadi masih menduduki posisi teratas.

“Semua PPK sudah menyerahkan surat suara. Hasilnya masih tidak bisa diketahui secara pasti karena berita acara perolehan suara yang diserahkan oleh PPK belum kami buka. Hasil final bisa diketahui dalam rapat pleno yang akan dilaksanakan pada hari Rabu nanti,” ujar Ketua KPU Kabupaten Sukamara, Baslinda Dasanita S.SosI usai menerima penyerahan surat suara dari PPK Kecamatan Jelai.

Kendati belum ada hasil finalnya, tetapi KPU Kabupaten Sukamara telah mengeluarkan perolehan suara sementara. Dari data yang dikeluarkan KPU per tanggal 10 Mei pukul 10.16 WIB kemarin, pasangan Ahmad Dirman-Karyadi SH meraih 7.656 suara, pasangan Yuspansyah-Ahmadi 5.971, pasangan Hadriani-Matsum 865 suara, pasangan Nawawi Mahmuda-Ilham Massora 2.600 suara dan pasangan Mugeni-Nurmadani memperoleh 3.996 suara.

Dari angka-angka tersebut, pasangan ADI KARYA meraih suara di Kecamatan Sukamara sebanyak 3.962 suara, Keecamatan Jelai 641 suara, Kecamatan Pantai Lunci sebanyak 1.129 suara, Balai Riam 956 suara, dan Kecamatan Permata Kecubung 968 suara. Sedangkan pasangan Yuspansyah-Ahmadi di Kecamatan Sukamara meraih 2.912 suara, Kecamatan Jelai 346 suara, Kecamatan Pantai Lunci 679 suara, Kecamatan Balai Riam 1.079 suara dan Kecamatan Permata Kecubung 955 suara.

Sementara pasangan Hadriani-Matsum di Kecamatan Sukamara meraih 275 suara, Kecamatan Jelai 357 suara, Kecamatan Pantai Lunci 128 suara, Kecamatan Balai Riam 53 suara dan Kecamatan Permata Kecubung 52 suara. Sedangkan pasangan Nawawi Mahmuda-Ilham Massora di Kecamatan Sukamara memperoleh 1.034 suara, Kecamatan Jelai 495 suara, Kecamatan Pantai Lunci 311 suara, Kecamatan Balai Riam 358 suara dan Kecamatan Permata Kecubung 402 suara.

Dan pasangan Mugeni-Nurmadani yang diusung oleh koalisi PDI-P dan PKB ini di Kecamatan Sukamara memperoleh 1.393 suara, Kecamatan Jelai 620 suara, Kecamatan Pantai Lunci 507 suara, Kecamatan Balai Riam 798 suara dan Kecamatan Permata Kecubung sebanyak 678 suara.

Nich perolehan suara sementara:

Ahmad Dirman-Karyadi           : 7.656

Yuspansyah-Ahmadi                 : 5.971

Hadriani –Matsum                    : 865

Nawawi Mahmuda –Ilham        : 2.600

Mugeni-Nurmadani                   : 3.996                             

 

 



HAMAS Ucapkan Selamat kepada ADI KARYA
Mei 9, 2008, 2:23 pm
Diarsipkan di bawah: Berita

Kendati perhitungan resmi hasil suara dari KPUD Sukamara belum dikeluarkan secara resmi, namun gema kemenangan pasangan Ahmad Dirman dan Karyadi SH (ADI KARYA) sudah santer di tengah masyarakat. Menariknya, menanggapi hal itu meski belum ditetapkan secara khusus calon bupati Sukamara Hadriani SE telah mengucapkan selamat kepada pasangan ADI KARYA.

Sore kemarin, Hadriani secara khusus berkunjung ke kediaman calon bupati Ahmad Dirman untuk mengucapkan selamat. Kedatangan Hadriani ini disambut langsung oleh Ahmad Dirman.

“Kedatangan kami bersilaturahmi sekaligus mengucapkan selamat kepada calon pemenang, meskipun saat ini belum resmi. HAMAS siap mendukung bagi calon yang memenangkan pemilihan. Dan hal itu sudah saya instruksikan kepada para pendukung HAMAS agar mendukung calon terpilih,” ujar Hadriani.    

Sementara itu, Ahmad Dirman menyatakan bahwa pihaknya sangat menghargai dan menyambut baik kedatangan para rivalnya saat pemilihan. “Bagus sekali. Mereka sangat kita hargai. Yang lain kemungkinan masih belum sempat saja,” komentarnya singkat.

Hari sebelumnya, proses pemungutan dan penghitungan suara berjalan tertib dan lancar. Meski pihak KPUD Kabupaten Sukamara belum belum membeberkan secara resmi pemenangnya. Namun dari informasi yang diperoleh di tengah masyarakat dan beberapa data menyebutkan bahwa pasangan Ahmad Dirman dan Karyadi sementara unggul dari pasangan lainnya. 

Pasangan ADI KARYA ini dibayangi oleh pasangan Yuspansyah dan H Ahmadi. Persaingan ketat dua pasangan ini mendominasi perolehan suara. Dan berdasarkan perhitungan sementara pasangan ADI KARYA dengan memantau langsung perolehan suara di lapangan melalui para saksi-saksi mereka di tiap TPS menyebutkan bahwa pasangan ADI KARYA masih mengungguli pasangan Yuspansyah dan H Ahmadi dan pasangan lainnya. Sayangnya, berapa angka pasti perolehan suara tersebut, pihaknya masih  belum bisa membeberkan secara rinci.

Dilain pihak, pasangan Yuspansyah-H Ahmadi masih menunggu angka final perhitungan suara. Mereka menganggap saat ini belum ada kepastian kemenangan salah satu diantara kelima pasangan calon. Sayangnya, mereka juga belum dapat membeberkan perolehan suara hasil penghitungan mereka. Begitupun pasangan lainnya, mereka masih menunggu penghitungan akhir dari KPU Kabupaten Sukamara. 

Sementara itu, hingga kemarin Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) masih melakukan rekapitulasi penghitungan suara sebelum disampaikan kepada KPU Kabupaten Sukamara. Berdasarkan hasil penghitungan, khusus di wilayah Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sukamara, pasangan Ahmad Dirman-Karyadi meraih 3.960 suara, pasangan Yuspansyah-H Ahmadi 3.010 suara, pasangan Hadriani-Matsum 275 suara, pasangan Drs Nawawi Mahmuda-Ilham Massora 1.034 suara dan pasangan Mugeni SH-Nurmadani Sag memperoleh 1.392 suara.



Pilkada Sukamara, Pasangan ADI KARYA Sementara Unggul
Mei 9, 2008, 12:47 am
Diarsipkan di bawah: Berita

Proses pemungutan dan penghitungan suara bupati dan wakil bupati Kabupaten Sukamara berjalan tertib dan lancar. Namun pihak KPUD Kabupaten Sukamara belum belum membeberkan secara resmi pemenangnya. Akan tetapi, dari informasi yang diperoleh di tengah masyarakat dan beberapa data menyebutkan bahwa pasangan Ahmad Dirman dan Karyadi untuk sementara masih unggul dari pasangan lainnya.
Beberapa data yang dihimpun Radar Sampit di lapangan bahwa di beberapa tempat pemungutan suara (TPS) di wilayah Kecamatan Sukamara antara pasangan ADI KARYA dengan pasangan Yuspansyah S.Sos dan H Ahmadi cukup bersaing ketat. Misalnya saja di TPS 9 Kelurahan Padang, pasangan Yuspansyah berhasil memperoleh suara terbanyak sedangkan pasangan ADI KARYA menempati posisi kedua. Sedangkan pasangan lainnya masih dibawah perolehan mereka.
Menariknya lagi, di beberapa TPS pasangan ADI KARYA dan Yuspansyah-Ahmadi ini juga bersaing ketat. Jika di TPS 9 Kelurahan Padang ADI KARYA kalah suara, namun di TPS 5 dan 6 Kelurahan Padang mereka mengungguli pasangan lainnya, termasuk pasangan Yuspansyah dan Ahmadi yang menempati nomor urut kedua.
Persaingan ketat dua pasangan ini mendominasi perolehan suara terbanyak. Namun berdasarkan perhitungan sementara pasangan ADI KARYA dengan memantau langsung perolehan suara di lapangan melalui para saksi-saksi mereka di tiap TPS menyebutkan bahwa pasangan ADI KARYA mengungguli pasangan Yuspansyah dan H Ahmadi yang menempati posisi kedua.
Dari perhitungan sementara mereka berdasar data yang masuk dari pelaporan para saksi menyebutkan, jumlah pemilih yang ikut berperan dalam proses pemungutan suara di Kabupaten Sukamara hanya sekitar 21 ribu lebih. Dan dari data yang dikirim via SMS maupun telepon langsung oleh para saksi maupun tim mereka itu, pasangan ADI KARYA sementara meraih sekitar 36 persen lebih dan masih mengungguli pasangan lainnya.
Sementara itu di kediaman pasangan ADI KARYA sudah banyak para tamu yang berdatangan memberikan ucapan selamat meski penghitungan suara versi mereka masih bersifat sementara. Para tamu yang datang disambut langsung oleh pasangan ini. Bahkan, beberapa diantara mereka yang datang dan berpelukan dengan Ahmad Dirman berurai air mata.
“Kami belum memenangkan pemilihan ini karena data itu masih bersifat sementara, kalaupun menang itu bukanlah kemenangan ADI KARYA tetapi kemenangan rakyat. Dan sepertinya warga sudah berdatangan mengucapkan selamat, kami mengucapkan terimakasih,” ujar Ahmad Dirman sambil menerima para tamunya.



Polres Sita 4.370 Kayu IL
Mei 9, 2008, 12:41 am
Diarsipkan di bawah: Berita

Selama Maret dan April tadi, pihak kepolisian Polres Pan Sukamara berhasil menyita sedikitnya 4.370 potong kayu rimba campuran. Kayu-kayu tersebut ditemukan di Sungai Amuntai sebanyak 1.103 potong, di Sungai Petarikan dan Jihing sebanyak 2.600 potong dan Sungai Sagu sebanyak 677 potong.

“Saat ini kayu-kayu itu sebagian sudah dikumpulkan di wilayah Sarang dan dipasang police line. Semuanya masih dalam lidik,” ujar Kapolres Pan Sukamara, AKBP Drs Eko Saktiono.

Disampaikannya, kayu tersebut ditemukan saat operasi rutin pada bulan Maret, dan operasi wanalaga. Pada April tadi, ia bersama Kapolda Kalteng juga melakukan patroli udara dan juga menemukan potong ratusan kayu di Sungai Petarikan dan Jihing. Semua kayu sudah disita oleh pihaknya, sayangnya, saat kayu ditemukan, pemiliknya sudah tidak ada di lokasi.

Disinggung asal kayu, Eko Saktiono menyatakan kuat dugaan kayu-kayu tersebut kebanyakan dari hasil land clearing dari perusahaan perkebunan. Dan ditengarai kayu seperti di Sungai Amuntai banyak dipasok dari Kabupaten Lamandau menggunakan truk.“Hutan di Kabupaten Sukamara ini sangat sedikit sekali jika dibanding Kabupaten Lamandau. Dan di wilayah Lamandau banyak dibuka lahan perkebunan. Kayu-kayu itulah yang diambil masyarakat. Secara hukum, kayu hasil land clearing perkebunan tetap tidak boleh dimanfaatkan karena IPK belum bisa diterbitkan. Jika tidak ditemukan tersangkanya maka kayu-kayu itu akan diserahkan kepada pihak kehutanan untuk dilelang,” tukas Eko.



Nomor HP Setan, Betul Gak Ya???
Mei 7, 2008, 10:30 am
Diarsipkan di bawah: Celoteh

Ih Raihan dapet kabar serem lewat SMS. Kabarnya kaya gini nich; “Informasi! Kalo ada nomor hp 0866 atw 0666 telp msk warna merah, mohon jangan diangkt. Soalny di Jakarta & pulau Bengkalis udah ada yang meninggal gara-gara masalah ini.Orang bilang lagi uji ilmu hitam. Ini nyata udah msk koran di Batam. Tlg sebarkan”

Tuh isinya ngerikan. Tanya ama ayah emang bener nggak ya? Ayah bilang, Raihan jangan langsung percaya. Pelajari dulu. Eh ayah langsung otak-atik si kakek google ama yahoo. Kata ayah, informasi yang didapat bahwa kabar itu memang merebak di beberapa wilayah seperti di Kepri, Karimun, Tanjung Pinang bahkan hingga Aceh.

Dan sekarang udah masuk kota Sampit dan sekitarnya. Pikir Raihan kecanggihan teknologi emang hebat, semua kabar cepat nyebarnya. Nggak perlu lagi merpati pembawa pesan hik..hik. Memang, setelah dicari di koran yang katanya ada memuat melaui situs onlinenya, eh emang ada cerita nomor merah itu. Kalo mau liat beritanya, silakan link ke  

http://www.posmetrobatam.com/index.php?option=com_content&task=view&id=2301&Itemid=33

Kata ayah di situ ada dimuat berita soal nomor setan. Kata ayah lagi, kita boleh percaya dan tidak. Soal nomor itu punya setan atau manusia, Raihan juga jangan takut selama kita menyerahkan urusan hidup dan mati kepada Allah SWT. Mau merah, kuning, hijau yang masuk, urusan hidup dan mati sudah ada yang ngatur.

Tetapi kata ayah lagi, di pelbagai pemilik blogg juga ada yang membahas bahwa persoalan nomor setan itu terkait sebuah trik persaingan bisnis selular. Untuk menjatuhkan pesaing gituuu lho. Tapi mungkin juga sebagai cara promosi gratis??? hehehehe. (Husss…nggak baik banyak prasangka)

Kata ayah lagi, Raihan harus bisa menyikapi semuanya dengan realistis. Sehingga tidak terjebak urusan duniawi yang kotor hehehehe. Apakah Raihan percaya atau tidak??? Raihan masih kecil,,,,kan nggak bisa main HP hik..hik..hik